Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hujuraat
Surah 49

Al-Hujuraat

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 3

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَغُضُّونَ أَصْوَٰتَهُمْ عِندَ رَسُولِ ٱللَّهِ أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ٱمْتَحَنَ ٱللَّهُ قُلُوبَهُمْ لِلتَّقْوَىٰ ۚ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ عَظِيمٌ 3

(3) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memuji orang yang merendahkan suaranya di hadapan Rasulullah a bahwasanya Allah سبحانه وتعالى menye-butkan bahwa orang seperti ini hatinya tengah diuji untuk ketakwa-an sehingga hasilnya bisa terlihat dengan jelas, yaitu hati mereka menjadi layak untuk bertakwa. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menjanjikan ampunan bagi dosanya yang mencakup lenyapnya keburukan dan hal-hal yang tidak diinginkan serta bisa mendatangkan pahala besar yang sifatnya tidak diketahui kecuali hanya Allah سبحانه وتعالى semata, yang mencakup didapatkannya semua hal yang diinginkan. Di sini terdapat dalil yang menunjukkan bahwa Allah سبحانه وتعالى meng-uji hati dengan perintah, larangan dan ujian. Siapa pun yang terus menunaikan perintah Allah سبحانه وتعالى, mencari ridhaNya, menyegerakan hal itu serta mendahulukannya di atas keinginannya, maka ia akan terpilih untuk diberi ketakwaan sehingga hatinya layak untuk ber-takwa, namun siapa pun yang tidak seperti itu, maka bisa diketahui bahwa orang itu tidak layak untuk bertakwa.