Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Fath
Surah 48

Al-Fath

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 26

إِذْ جَعَلَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ ٱلْجَـٰهِلِيَّةِ فَأَنزَلَ ٱللَّهُ سَكِينَتَهُۥ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَعَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ ٱلتَّقْوَىٰ وَكَانُوٓا۟ أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمًا 26

(26) Allah تعالى berfirman, ﴾ إِذۡ جَعَلَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فِي قُلُوبِهِمُ ٱلۡحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ﴿ "Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka ke-sombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah," karena mereka menghapus tulisan "Bismillahirrahmanirrahim" serta melarang Rasulullah a dan orang-orang yang beriman untuk mendatangi Makkah pada tahun itu[91] agar orang-orang tidak mengatakan bahwa kaum Mus-limin berhasil masuk Makkah karena telah mengalahkan kaum Quraisy. Hal-hal semacam ini adalah termasuk kejahiliyahan yang tetap tertanam dalam benak mereka sehingga mendorong mereka melakukan berbagai kemaksiatan. ﴾ فَأَنزَلَ ٱللَّهُ سَكِينَتَهُۥ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَعَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang Mukmin," sehing-ga mereka tidak terpancing untuk menghadapi kaum musyrikin sebagaimana kaum musyrikin memperlakukan mereka dahulunya, tapi kaum Mukminin bersabar atas ketentuan Allah سبحانه وتعالى serta kon-sisten terhadap isi perjanjian yang berisi mengagungkan keharaman Allah سبحانه وتعالى meski apa pun yang terjadi, mereka tidak peduli terhadap perkataan dan celaan orang. ﴾ وَأَلۡزَمَهُمۡ كَلِمَةَ ٱلتَّقۡوَىٰ ﴿ "Dan Allah mewa-jibkan kepada mereka kalimat takwa," yaitu kalimat La ilaha illallah serta kewajiban-kewajiban yang dituntut oleh kalimat ini, mereka diharuskan menunaikannya. Dan mereka pun menunaikannya serta konsisten dalam menunaikannya. ﴾ وَكَانُوٓاْ أَحَقَّ بِهَا ﴿ "Dan mereka lebih berhak dengan kalimat takwa itu," daripada orang lain, ﴾ وَأَهۡلَهَاۚ ﴿ "dan patut memilikinya," yakni mereka adalah orang-orang yang berhak memilikinya karena Allah سبحانه وتعالى mengetahui kebaikan yang ada dalam hati mereka, dan karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٗا ﴿ "Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."