Muhammad
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَصَدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ أَضَلَّ أَعْمَـٰلَهُمْ 1
(1) Ayat-ayat ini mencakup penjelasan tentang balasan bagi orang-orang yang beriman, hukuman bagi orang-orang yang durhaka, sebab dari semua itu, dan seruan untuk manusia agar mengambil pelajaran dari semua itu. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah." Mereka adalah para pembesar orang-orang kafir dan pemimpin kesesatan, orang-orang yang menyatukan antara kekufuran terhadap Allah سبحانه وتعالى dan ayat-ayatNya serta menghalangi diri mereka sendiri dan orang lain dari jalan Allah سبحانه وتعالى, yaitu menghalangi dari keimanan yang diserukan oleh para rasul dan para pengikutnya; mereka itulah orang-orang yang, ﴾ أَضَلَّ أَعۡمَٰلَهُمۡ ﴿ "Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka." Artinya, dihapus dan mereka dibuat menderita karena perbuatan-perbuatan mereka sendiri. Perbuatan-perbuatan mereka ini mencakup perbuatan yang dilakukan untuk mengelabui kebe-naran dan menipu para wali Allah سبحانه وتعالى, tapi Allah سبحانه وتعالى mengembalikan efek buruk tipu daya mereka itu pada diri mereka sendiri, mereka sama sekali tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Per-buatan-perbuatan yang mereka harapkan mendapatkan pahala itu dihapus oleh Allah سبحانه وتعالى dari mereka. Penyebab semua itu adalah karena mereka mengikuti kebatilan, yaitu semua tujuan yang tidak diinginkan untuk mencari keridhaan Allah سبحانه وتعالى seperti menyembah berhala dan patung dan juga perbuatan-perbuatan yang bertujuan untuk menolong kebatilan, perbuatan yang dilakukan untuk men-dukung kebatilan sama-sama batil.