Az-Zukhruf
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
أَوَمَن يُنَشَّؤُا۟ فِى ٱلْحِلْيَةِ وَهُوَ فِى ٱلْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍ 18
(18) Kelima, golongan wanita memiliki kekurangan dari segi sifat, cara bicara dan penjelasan, karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَوَمَن يُنَشَّؤُاْ فِي ٱلۡحِلۡيَةِ ﴿ "Dan apakah patut (menjadi anak Allah), orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan," yaitu, diberi perhiasan karena kurang elok, diberi perhiasan dengan sesuatu dari luar, ﴾ وَهُوَ فِي ٱلۡخِصَامِ ﴿ "sedang dia tidak dapat memberi alasan yang terang dalam pertengkaran," yaitu pada saat pertengkaran yang mengharuskan seseorang menampakkan ucapannya, ﴾ غَيۡرُ مُبِينٖ ﴿ "yang tidak nyata," yaitu tidak diperjelas dengan hujjah dan penjelas dari apa yang terdapat dalam benaknya. Lantas bagaimana mereka menisbatkan anak perempuan pada Allah سبحانه وتعالى?