Fussilat
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَإِذَآ أَنْعَمْنَا عَلَى ٱلْإِنسَـٰنِ أَعْرَضَ وَنَـَٔا بِجَانِبِهِۦ وَإِذَا مَسَّهُ ٱلشَّرُّ فَذُو دُعَآءٍ عَرِيضٍ 51
(51) ﴾ وَإِذَآ أَنۡعَمۡنَا عَلَى ٱلۡإِنسَٰنِ ﴿ "Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia," berupa kesehatan, rizki, atau lainnya ﴾ أَعۡرَضَ ﴿ "ia berpaling" dari Rabbnya dan dari mensyukuriNya, ﴾ وَنَـَٔا ﴿ "dan men-jauhkan diri," maksudnya, menghindarkan diri ﴾ بِجَانِبِهِۦ ﴿ "di samping-Nya," dengan sikap takjub dan sombong. ﴾ وَإِذَا مَسَّهُ ٱلشَّرُّ ﴿ "Tetapi apabila ia ditimpa malapetaka," maksudnya, penyakit, kefakiran atau lainnya, ﴾ فَذُو دُعَآءٍ ﴿ "maka ia banyak berdoa," sangat sering sekali berdoa karena tidak mempunyai kesabaran. Tidak ada kesabaran saat ditimpa kesusahan dan tidak ada syukur saat mendapat kelapangan, kecuali orang yang diberi hida-yah oleh Allah dan diberi karuniaNya.