Al-Ghaafir
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
لَا جَرَمَ أَنَّمَا تَدْعُونَنِىٓ إِلَيْهِ لَيْسَ لَهُۥ دَعْوَةٌ فِى ٱلدُّنْيَا وَلَا فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ وَأَنَّ مَرَدَّنَآ إِلَى ٱللَّهِ وَأَنَّ ٱلْمُسْرِفِينَ هُمْ أَصْحَـٰبُ ٱلنَّارِ 43
(43) ﴾ لَا جَرَمَ ﴿ "Sudah pasti," maksudnya, yang sudah pasti dan yakin ﴾ أَنَّمَا تَدۡعُونَنِيٓ إِلَيۡهِ لَيۡسَ لَهُۥ دَعۡوَةٞ فِي ٱلدُّنۡيَا وَلَا فِي ٱلۡأٓخِرَةِ ﴿ "bahwa apa yang kamu serukan kepadaku itu tidak dapat memperkenankan seruan apa pun, baik di dunia maupun di akhirat." Maksudnya, tidak berhak diseru-kan kepadanya dan tidak pula dijadikan sandaran di dunia dan di akhirat karena ketidakberdayaan dan kelemahannya, dan karena ia tidak bisa memberikan manfaat ataupun menimpakan marabahaya, tidak bisa mematikan, menghidupkan ataupun membangkitkan. ﴾ وَأَنَّ مَرَدَّنَآ إِلَى ٱللَّهِ ﴿ "Dan sesungguhnya kita kembali kepada Allah" سبحانه وتعالى, lalu Dia akan memberikan balasan kepada setiap orang sesuai dengan perbuatannya. ﴾ وَأَنَّ ٱلۡمُسۡرِفِينَ هُمۡ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِ ﴿ "Dan sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka itulah penghuni neraka." Mereka-lah orang-orang yang telah melampaui batas terhadap diri mereka dengan lancang terhadap Allah, melakukan kemaksiatan dan keka-firan kepadaNya.