Yaseen
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَـٰمِدُونَ 29
(29) ﴾ إِن كَانَتۡ ﴿ "Tidak ada ia," maksudnya, siksaan atas mereka, ﴾ إِلَّا صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ ﴿ "melainkan satu teriakan suara saja," yakni, satu suara saja yang dilontarkan oleh salah seorang malaikat Allah, ﴾ فَإِذَا هُمۡ خَٰمِدُونَ ﴿ "maka tiba-tiba mereka semuanya mati," hati mereka tercabik-cabik (hancur) di dalam rongga tubuh mereka dan mereka tersen-tak karena suara teriakan itu, maka mereka pun menjadi mati, tidak bersuara, tidak bergerak dan tidak pula hidup setelah kecongkakan dan kesombongan mereka serta setelah merespons orang-orang yang paling mulia (rasul) dengan perkataan kotor dan sikap semena-mena kepada mereka.