Faatir
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
إِن يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍ جَدِيدٍ 16
(16) ﴾ إِن يَشَأۡ يُذۡهِبۡكُمۡ وَيَأۡتِ بِخَلۡقٖ جَدِيدٖ ﴿ "Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru." Ada kemungkinan bahwa maknanya adalah jika Dia menghendaki, maka Dia memusnahkan kalian wahai manusia dan mendatang-kan manusia selain kalian yang lebih taat kepada Allah daripada kalian. Dengan demikian, ayat ini mengandung ancaman bagi mereka berupa kebinasaan dan kemusnahan, dan sesungguhnya masyi`ah (kehendak) Allah سبحانه وتعالى tidak hanya terbatas pada yang de-mikian saja. Bisa juga maknanya adalah penetapan kebenaran kebangkitan dan kehidupan kembali, dan bahwa kehendak Allah سبحانه وتعالى berlaku terhadap segala sesuatu dan terhadap penghidupan kembali sete-lah kalian mati menjadi makhluk yang baru. Namun waktunya telah ditetapkan oleh Allah سبحانه وتعالى, tidak akan dimajukan dan tidak pula ditunda.