Al-Ahzaab
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَـٰلَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا 71
(71) Kemudian Allah menjelaskan pengaruh yang ditimbul-kan oleh takwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar, seraya berfirman, ﴾ يُصۡلِحۡ لَكُمۡ أَعۡمَٰلَكُمۡ ﴿ "Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu," maksudnya, hal itu dapat menjadi sebab bagi keshalihan (kebaikan) amal dan jalan untuk diterima. Karena dengan menggunakan takwa, maka amal kebajikan bisa diterima, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلۡمُتَّقِينَ 27 ﴿ "Sesungguhnya Allah hanya akan menerima amal dari orang-orang yang bertakwa." (Al-Ma`idah: 27). Dan dengannya pula seseorang akan diberi taufik untuk ber-amal shalih, dan Allah akan memperbaiki amal-amalnya dengan cara memeliharanya dari hal-hal yang dapat merusaknya, menjaga pahalanya dan melipatgandakannya. Demikian pula, mengabaikan takwa dan ucapan yang benar merupakan sebab bagi rusaknya amal kebajikan, ia tidak diterima dan tidak mempunyai bekas (pe-ngaruh). ﴾ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ﴿ "Dan mengampuni bagimu" juga ﴾ ذُنُوبَكُمۡۗ ﴿ "dosa-dosa-mu" yang merupakan sebab kebinasaan kalian. Jadi, dengan takwa, berbagai perkara dapat menjadi lurus, dan dengannya pula segala yang terlarang menjadi terhindarkan. Maka dari itu Allah berfir-man, ﴾ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدۡ فَازَ فَوۡزًا عَظِيمًا ﴿ "Dan barangsiapa menaati Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya dia telah mendapat kemenangan yang besar."