Luqman
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَـٰتُنَا وَلَّىٰ مُسْتَكْبِرًا كَأَن لَّمْ يَسْمَعْهَا كَأَنَّ فِىٓ أُذُنَيْهِ وَقْرًا ۖ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ 7
(7) Maka dari itu, Dia berfirman, ﴾ وَإِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِ ءَايَٰتُنَا ﴿ "Dan apa-bila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami," supaya dia beriman dan tunduk patuh kepadanya, ﴾ وَلَّىٰ مُسۡتَكۡبِرٗا ﴿ "dia berpaling dengan me-nyombongkan diri." Maksudnya, dia berbalik ke belakang dengan menyombongkan diri terhadapnya dan menolaknya, dan ayat-ayat itu tidak bisa masuk ke dalam hatinya dan tidak pula ia berpenga-ruh padanya, akan tetapi ia membelakanginya, ﴾ كَأَن لَّمۡ يَسۡمَعۡهَا ﴿ "seolah-olah dia belum mendengarnya," bahkan, ﴾ كَأَنَّ فِيٓ أُذُنَيۡهِ وَقۡرٗاۖ ﴿ "seakan-akan ada sumbat di kedua telinganya" maksudnya, penutup hingga tidak ada suara yang bisa memasukinya. Orang seperti ini sama sekali tidak ada jalan untuk memberinya petunjuk. ﴾ فَبَشِّرۡهُ ﴿ "Maka berilah dia kabar gembira" dengan suatu kabar gembira yang bisa membuat di dalam hatinya rasa sedih dan duka, dan pada raut wajahnya keburukan, kegelapan dan kemuraman, ﴾ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ﴿ "dengan azab yang pedih," menyakitkan hati dan badan-nya, yang tidak dapat diukur kadarnya dan tidak dapat diketahui betapa hebatnya siksaan itu. Ini adalah berita gembira untuk para pelaku kejahatan. Sungguh berita gembira seperti itu sama sekali tidak ada kenikmatannya.