Luqman
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
مَّا خَلْقُكُمْ وَلَا بَعْثُكُمْ إِلَّا كَنَفْسٍ وَٰحِدَةٍ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌۢ بَصِيرٌ 28
(28) Kemudian Dia menjelaskan keagungan dan kesempur-naan kekuasaanNya, dan bahwa ia tidak bisa dibayangkan oleh akal pikiran, seraya berfirman, ﴾ مَّا خَلۡقُكُمۡ وَلَا بَعۡثُكُمۡ إِلَّا كَنَفۡسٖ وَٰحِدَةٍۚ ﴿ "Ti-daklah Allah menciptakan dan membangkitkanmu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti menciptakan dan membangkitkan satu jiwa saja," ini adalah sesuatu yang membingungkan akal, di mana bahwa penciptaan seluruh manusia yang begitu banyak dan pembang-kitan kembali mereka sesudah mati setelah mereka tercerai berai hanya dalam sekejap saja, sebagaimana Dia menciptakan satu jiwa. Maka tidak ada jalan untuk memungkiri kebangkitan, kehidupan kembali dan pembalasan terhadap amal perbuatan, kecuali karena kebodohan akan keagungan Allah dan kehebatan kekuasaanNya. Kemudian Dia menjelaskan keumuman (keuniversalan) pende-ngaranNya terhadap segala sesuatu yang bisa didengar, dan peng-lihatannya terhadap segala sesuatu yang bisa dilihat, seraya ber-firman, ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعُۢ بَصِيرٌ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat."