Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Room
Surah 30

Ar-Room

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 11–13

ٱللَّهُ يَبْدَؤُا۟ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ 11 وَيَوْمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يُبْلِسُ ٱلْمُجْرِمُونَ 12 وَلَمْ يَكُن لَّهُم مِّن شُرَكَآئِهِمْ شُفَعَـٰٓؤُا۟ وَكَانُوا۟ بِشُرَكَآئِهِمْ كَـٰفِرِينَ 13

(11-13) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan bahwasanya hanya Dia-lah yang memulai penciptaan seluruh makhluk, kemudian Dia akan mengembalikan mereka, kemudian kepadaNya mereka akan di-kembalikan sesudah mereka dihidupkan kembali untuk memberi balasan atas amal perbuatan mereka. Maka dari itu Dia menyebut-kan balasan untuk para pelaku kejahatan (keburukan) dan kemu-dian balasan bagi para pelaku kebajikan, seraya berfirman, ﴾ وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ ﴿ "Dan pada hari terjadinya kiamat," yaitu hari bangkitnya manu-sia kepada Allah Rabb semesta alam (dan mereka melihat)[47] kiamat dengan mata kepala, pada hari itu, ﴾ يُبۡلِسُ ٱلۡمُجۡرِمُونَ ﴿ "orang-orang yang berdosa terdiam berputus asa." Maksudnya, mereka berputus asa dari segala kebaikan. Hal itu karena mereka tidak mempersiapkan untuk hari itu kecuali perbuatan jahat, yaitu dosa-dosa berupa kekafiran, syirik dan berbagai maksiat. Maka tatkala mereka telah melakukan segala sebab siksaan dan mereka belum pernah men-campurinya dengan sebab-sebab pahala sedikit pun, maka mereka berputus asa, berputus harapan, merasa sangat rugi, dan semua yang mereka ada-adakan, seperti manfaat para sekutu dan para sekutu diyakini bisa memberikan syafa'at sudah menjadi sia-sia. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ وَلَمۡ يَكُن لَّهُم مِّن شُرَكَآئِهِمۡ ﴿ "Dan sekali-kali tidak ada (sekutu) berhala bagi mereka" yang telah mereka sembah bersama penyembahan Allah, ﴾ شُفَعَٰٓؤُاْ وَكَانُواْ بِشُرَكَآئِهِمۡ كَٰفِرِينَ ﴿ "yang memberi syafa'at; dan mereka mengingkari berhala mereka itu," orang-orang musyrik berlepas diri dari sesembahan-sesembahan yang mereka persekutukan kepada Allah, dan para sesembahan itu pun berlepas diri, dan mereka berkata, "Kami berlepas diri kepadaMu, dan bukan kepada kami mereka dahulu menyembah (beribadah)." Mereka mengutuk dan menjauh.