Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Naml
Surah 27

An-Naml

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 56

فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوٓا۟ أَخْرِجُوٓا۟ ءَالَ لُوطٍ مِّن قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ 56

(56) ﴾ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Maka jawaban kaumnya bukan," menerima dan tidak pula kesadaran, ingat ataupun mengambil pelajaran. Tetapi malah jawaban mereka adalah menentang, mem-bangkang dan mengancam nabi mereka yang sangat tulus itu dan rasul mereka yang terpercaya dengan ancaman mengeluarkan dan mengusirnya dari negerinya. Maka tidaklah jawaban k a u m n y a ﴾ إِلَّآ أَن قَالُوٓاْ أَخۡرِجُوٓاْ ءَالَ لُوطٖ مِّن قَرۡيَتِكُمۡۖ ﴿ "melainkan mengatakan, 'Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu'." Lalu, seakan-akan dikatakan kepada mereka, "Apa dendam kalian terhadap mereka dan apa dosa me-reka yang telah mengharuskan mereka diusir?" Maka mereka menjawab, ﴾ إِنَّهُمۡ أُنَاسٞ يَتَطَهَّرُونَ ﴿ "Karena sesungguh-nya mereka itu orang-orang yang menjaga kesucian diri." Maksudnya, mereka menjauhkan diri dari homoseks dan dari dubur kaum le-laki!! Semoga Allah menjelekkan mereka. Mereka benar-benar telah menjadikan kebajikan yang termulia setingkat dengan keburukan yang paling busuk, dan mereka tidak puas hanya dengan mendur-hakai nabi mereka dalam segala sesuatu yang dinasihatkannya, hingga sampai pada tingkat akan mengusirnya. Keburukan (me-reka) dapat dilihat dari cara mereka berbicara. Mereka mengata-kan, "Usirlah mereka dari kampung halaman kalian, sebab mereka adalah manusia-manusia yang mengaku suci!!" Arti dari ungkapan ini adalah: Kalian adalah orang-orang yang tercemar dengan ke-busukan dan kekejian yang berkonsekuensi turunnya hukuman di kampung halaman kalian dan keselamatan orang yang keluar darinya!