Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Surah 26

Ash-Shu'araa

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 28

قَالَ رَبُّ ٱلْمَشْرِقِ وَٱلْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ 28

(28) Kemudian Musa عليه السلام berkata dengan nada heran ter-hadap pengingkaran Fir'aun dan penolakan terhadap Rabb semesta alam, ﴾ رَبُّ ٱلۡمَشۡرِقِ وَٱلۡمَغۡرِبِ وَمَا بَيۡنَهُمَآۖ ﴿ "Rabb yang menguasai timur dan barat dan sesuatu yang ada di antara keduanya" yaitu berupa seluruh makh-luk ciptaan, ﴾ إِن كُنتُمۡ تَعۡقِلُونَ ﴿ "jika kamu benar-benar mempergunakan akal." Sesungguhnya aku telah menyampaikan penjelasan kepada kalian, yang bisa dipahami oleh setiap orang yang memiliki sedikit daya nalar. Lalu kenapa kalian masih tetap saja berpura-pura tidak me-ngerti terhadap apa yang aku sampaikan kepada kalian? Uraian ini mengandung isyarat dan peringatan bahwa tu-duhan gila yang kalian alamatkan kepada Musa sebenarnya adalah penyakit kalian. Kalian telah menuduh manusia yang paling ce-merlang akalnya dan paling sempurna ilmunya [dengan tuduhan gila]! Padahal yang benar adalah, kalianlah yang gila, karena akal kalian sudah lenyap disebabkan mengingkari Yang Mahaada, yaitu Pencipta langit dan bumi beserta segala isinya. Lalu kalau kalian mengingkariNya, maka apa yang kalian yakini? Kalau kalian tidak mengetahuiNya, maka apalagi yang kalian ketahui? Apabila kalian tidak beriman kepadaNya dan kepada ayat-ayatNya, lalu apa lagi selain Allah dan ayat-ayatNya yang akan kalian yakini? Demi Allah, sesungguhnya orang-orang gila yang sederajat dengan binatang-binatang ternak itu masih lebih berakal daripada kalian, dan se-sungguhnya binatang-binatang ternak yang berkeliaran itu masih lebih berpetunjuk daripada kalian!