Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Surah 26

Ash-Shu'araa

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 208–209

وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ 208 ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَـٰلِمِينَ 209

(208-209) Allah سبحانه وتعالى memberitakan tentang kesempurnaan keadilanNya dalam membinasakan orang-orang yang mendusta-kan itu, dan bahwa Dia sekali-kali tidak menimpakan suatu kebi-nasaan dan azab pun pada suatu negeri melainkan setelah mereka tidak punya alasan dan setelah diutusnya para pemberi peringatan (para rasul) kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang sangat jelas (mukjizat), lalu menyeru mereka kepada hidayah, me-larang mereka dari kesesatan dan mengingatkan mereka dengan ayat-ayat Allah, serta mengingatkan mereka terhadap pemberian hari-hariNya di dalam kenikmatan dan ancamanNya; ﴾ ذِكۡرَىٰ ﴿ "untuk menjadi peringatan," bagi mereka dan penegakan hujjah terhadap mereka, ﴾ وَمَا كُنَّا ظَٰلِمِينَ ﴿ "Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zhalim." Maka Kami tidak membinasakan negeri-negeri sebelum Kami memberi mereka peringatan, dan Kami tidak menghukum mereka sedangkan mereka kosong dari para pemberi peringatan, sebagai-mana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat yang lain, ﴾ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبۡعَثَ رَسُولٗا 15 ﴿ "Dan tidaklah Kami menyiksa (suatu kaum) sehingga Kami meng-utus seorang Rasul." (Al-Isra`: 15). Dan FirmanNya, ﴾ رُّسُلٗا مُّبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى ٱللَّهِ حُجَّةُۢ بَعۡدَ ٱلرُّسُلِۚ ﴿ "(Mereka Kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu." (An-Nisa`: 165).