Ash-Shu'araa
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ ٱلظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ 189 إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ 190 وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ 191
(189-191) ﴾ فَكَذَّبُوهُ ﴿ "Kemudian mereka mendustakannya." Mak-sudnya, pendustaan telah menjadi karakter mereka, dan kekafiran telah menjadi kebiasaan bagi mereka, hingga bukti-bukti apa pun sama sekali tidak bermanfaat bagi mereka dan tidak ada lagi jalan yang terbaik bagi mereka selain turunnya azab. ﴾ فَأَخَذَهُمۡ عَذَابُ يَوۡمِ ٱلظُّلَّةِۚ ﴿ "Lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan." Mereka dinaungi oleh segumpal awan, dan mereka berkumpul di bawah-nya sambil menikmati naungannya yang sesungguhnya bukan pemberi naungan. Lalu kilat itu membakar mereka dengan azab, maka mereka akhirnya mati dan meninggalkan kampung halaman-nya, dan mereka menempati negeri kesengsaran dan azab.﴾ إِنَّهُۥ كَانَ عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٍ ﴿ "Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar." Tidak ada pengembalian lagi bagi mereka ke dunia sehingga mereka bisa memperbarui amal mereka, sedangkan azab tidak pernah dihenti-kan sesaat pun dari mereka, dan tidak pula mereka ditangguhkan. ﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda," yang membuktikan kejujuran Syu'aib dan kebenaran ajaran yang diserukannya, serta kebatilan penolakan kaumnya ter-hadapnya, ﴾ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ ﴿ "tetapi kebanyakan mereka tidak beriman," sekalipun mereka sudah melihat bukti-bukti kebenaran, sebab me-reka sama sekali tidak memiliki kesucian dan tidak pula kebaikan. ﴾ وَمَآ أَكۡثَرُ ٱلنَّاسِ وَلَوۡ حَرَصۡتَ بِمُؤۡمِنِينَ 103 ﴿ "Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman walaupun kamu sangat menginginkannya." (Yusuf: 103). ﴾ وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ﴿ "Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dia-lah Yang Mahaperkasa, yang dengan kekuatanNya, Dia dapat ter-hindar dari jangkauan siapa pun dan dari tindasan setiap makhluk. ﴾ ٱلرَّحِيمُ ﴿ "Lagi Maha Penyayang," yang rahmat (kasih sayang) adalah sifatNya, yang di antara pengaruhnya adalah seluruh kebaikan yang ada di dunia dan akhirat semenjak Allah menciptakan alam ini hingga tidak ada batasnya; dan di antara keperkasaanNya ada-lah Dia telah membinasakan musuh-musuhNya saat mereka men-dustakan para rasulNya; sedangkan yang termasuk rahmatNya adalah Dia menyelamatkan para wali (kekasih)Nya dan orang-orang Mukmin yang mengikutinya.