Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Surah 26

Ash-Shu'araa

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 153–154

قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ 153 مَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا فَأْتِ بِـَٔايَةٍ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ 154

(153-154) Namun larangan dan nasihat itu sama sekali tidak berguna bagi mereka sedikit pun, maka mereka berkata kepada Shaleh, ﴾ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلۡمُسَحَّرِينَ ﴿ "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang terkena sihir." Maksudnya, kamu telah disihir, karena kamu berbicara mengingau tentang sesuatu yang tidak mempunyai arti, dan ﴾ مَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا ﴿ "tidaklah kamu melain-kan seorang manusia seperti kami." Kelebihan apa yang kamu gunakan untuk mengungguli kami sehingga kamu mengajak kami meng-ikutimu, ﴾ فَأۡتِ بِـَٔايَةٍ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ ﴿ "maka datangkanlah sesuatu muk-jizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar." Padahal hanya dengan mempelajari keadaannya dan kondisi ajaran yang diserukannya sudah merupakan bukti yang sangat jelas atas ke-benaran ajaran yang diajarkannya dan kejujurannya. Akan tetapi mereka, karena disebabkan kekerasan hati mereka, maka mereka meminta bukti-bukti yang mereka usulkan yang biasanya orang yang memintanya tidak akan selamat, sebab permintaannya ber-dasarkan sikap keras kepala, bukan karena mencari petunjuk.