Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Noor
Surah 24

An-Noor

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 41

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱلطَّيْرُ صَـٰٓفَّـٰتٍ ۖ كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلَاتَهُۥ وَتَسْبِيحَهُۥ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌۢ بِمَا يَفْعَلُونَ 41

(41) Allah mengingatkan hambaNya atas kebesaran dan kesempurnaan kekuasaanNya, dan kebutuhan seluruh makhluk kepadaNya dalam rububiyah dan peribadahan kepadaNya. Dia berfirman, ﴾ أَلَمۡ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Tidakkah kamu tahu bah-wasanya Allah, kepadaNya bertasbih apa yang di langit dan bumi," dari bangsa hewan-hewan dan benda mati, ﴾ وَٱلطَّيۡرُ صَٰٓفَّٰتٖۖ ﴿ "dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya," maksudnya mengepak-ngepakkan sayapnya di angkasa dengan bertasbih memuji Rabbnya. ﴾ كُلّٞ ﴿ "Masing-masing," dari makhluk ini ﴾ قَدۡ عَلِمَ صَلَاتَهُۥ وَتَسۡبِيحَهُۥۗ ﴿ "telah mengetahui (cara) shalat dan tasbihnya," maksudnya masing-masing mempunyai cara shalat dan ibadah sesuai dengan keadaannya yang pantas. Allah telah memberikan ilhamNya kepada mereka tentang cara shalat, bertasbih dan ibadah lainnya, baik dengan perantaraan para utusan, seperti jin, manusia serta malaikat. Atau melalui ilham dari Allah تعالى sebagaimana makhluk lainnya. Pengertian model ini lebih kuat, sebagaimana Firman Allah, ﴾ وَٱللَّهُ عَلِيمُۢ بِمَا يَفۡعَلُونَ ﴿ "Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan," maksudnya, Dia mengetahui semua perbuatan mereka, tidak ada sesuatu yang tersembunyi dariNya, dan Allah akan membalas mereka dengan dasar amalan tersebut. Atas dasar ini, Allah telah menggabungkan antara ilmuNya tentang amal-amal mereka, –da-lam bentuk mengajarkannya– dengan ilmuNya tentang perbuatan-perbuatan mereka yang mendatangkan balasan. Dhamir (kata ganti ketiga) pada Firman Allah, ﴾ قَدۡ عَلِمَ صَلَاتَهُۥ وَتَسۡبِيحَهُۥۗ ﴿ "ia telah mengetahui (cara) shalat dan tasbihnya," bisa diarahkan kepada Allah, dan bahwasanya Allah telah mengetahui ibadah-ibadah me-reka. Walaupun kalian wahai para hamba, tidak mengetahuinya kecuali apa yang telah Allah perlihatkan kepada kalian. Ayat ini sebagaimana FirmanNya, ﴾ تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ ٱلسَّبۡعُ وَٱلۡأَرۡضُ وَمَن فِيهِنَّۚ وَإِن مِّن شَيۡءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمۡدِهِۦ وَلَٰكِن لَّا تَفۡقَهُونَ تَسۡبِيحَهُمۡۚ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورٗا 44 ﴿ "Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertas-bih kepada Allah. Dan tak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memujiNya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesung-guhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun." (Al-Isra`: 44).