Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hajj
Surah 22

Al-Hajj

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 72

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍ تَعْرِفُ فِى وُجُوهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱلْمُنكَرَ ۖ يَكَادُونَ يَسْطُونَ بِٱلَّذِينَ يَتْلُونَ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتِنَا ۗ قُلْ أَفَأُنَبِّئُكُم بِشَرٍّ مِّن ذَٰلِكُمُ ۗ ٱلنَّارُ وَعَدَهَا ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ 72

(72) Apakah orang-orang yang tidak mempunyai dasar ilmu atas tindak-tanduk yang biasa mereka jalani bermaksud mengikuti ayat-ayat Allah dan al-huda bila telah datang kepada mereka. Atau-kah mereka sudah merasa cukup dengan kebatilan yang mengung-kungi mereka? Allah menceritakan itu dalam FirmanNya, ﴾ وَإِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتُنَا ﴿ "Dan apabila dibacakan di hadapan mereka ayat-ayat Kami," yang merupakan ayat-ayat Allah yang agung lagi ditujukan untuk menerangkan kebenaran agar terbedakan dari kebatilan, niscaya mereka tidak memberikan perhatian kepadanya dan tidak mem-pedulikannya. Bahkan ﴾ تَعۡرِفُ فِي وُجُوهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ ٱلۡمُنكَرَۖ ﴿ "niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada muka orang-orang yang kafir itu," lantaran kebencian dan antipati mereka, kita menyaksikan wajah-wajah mereka masam dan air muka mereka cemberut. ﴾ يَكَادُونَ يَسۡطُونَ بِٱلَّذِينَ يَتۡلُونَ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتِنَاۗ ﴿ "Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka," maksudnya hampir saja mereka menimpakan usaha pem-bunuhan terhadap orang-orang itu dan bogem mentah karena be-sarnya kebencian dan permusuhan terhadap mereka dan kebenaran. Keadaan orang-orang kafir ini merupakan sejelek-jelek keadaan. Dan keburukan yang muncul dari mereka merupakan sejelek-jelek keburukan. Akan tetapi, masih ada sesuatu yang lebih buruk dari-pada itu. Yaitu, keadaan yang akan mereka jalani nantinya. Karena itu, Allah berfirman, ﴾ قُلۡ أَفَأُنَبِّئُكُم بِشَرّٖ مِّن ذَٰلِكُمُۚ ٱلنَّارُ وَعَدَهَا ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ ﴿ "Katakanlah, 'Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka.' Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali'." Neraka ini, keburukannya sangat panjang lagi meluas. Ketidak-nyamanan dan kepedihannya semakin bertambah selama-lamanya.