Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hajj
Surah 22

Al-Hajj

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 1

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَىْءٌ عَظِيمٌ 1

(1) Allah تعالى mengajak bicara seluruh umat manusia, supaya mereka bertakwa kepada Rabb mereka yang telah merawat mereka dengan beragam kenikmatan, yang terlihat maupun tidak. Sepan-tasnya mereka takut kepadaNya, dengan cara meninggalkan praktik syirik, perbuatan-perbuatan fasik serta maksiat, dan menaati perin-tah-perintahNya, sesuai dengan kemampuan mereka. Selanjutnya, Allah memberitahukan tentang satu faktor yang bisa membantu mereka dalam merealisasikan ketakwaan dan mem-peringatkan mereka agar tidak meninggalkannya. Yaitu, informasi tentang kondisi-kondisi dahsyat di Hari Kiamat. Allah berfirman, ﴾ إِنَّ زَلۡزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَيۡءٌ عَظِيمٞ 1 ﴿ "Sesungguhnya kegoncangan Hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat)," tingkat kenge-riannya tidak mampu diperkirakan dan tidak mampu diketahui bagaimana kenyataannya. Yang demikian itu, saat terjadinya Hari Kiamat, bumi mengalami kekeringan, bergetar dan bergerak-gerak, serta digoncang-goncangkan dengan goncangan yang sangat keras. Gunung-gunung terpecah-belah, tercabut (dari pangkalnya) dan menjelma pasir-pasir bertumpukan yang beterbangan. Kemudian menjadi debu-debu yang berhamburan. Berikutnya, manusia terbagi-bagi menjadi tiga golongan. Di saat itulah, langit terbelah, matahari dan bulan digulung, bintang-bintang jatuh berserakan. Kemudian, terjadilah kekacauan dan prahara yang mengerikan kalbu, menggelisahkan hati, memutih-kan rambut anak-anak kecil dan melenyapkan ketulian yang sudah parah.