Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Taa-Haa
Surah 20

Taa-Haa

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 129

وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِن رَّبِّكَ لَكَانَ لِزَامًا وَأَجَلٌ مُّسَمًّى 129

(129) Ini adalah hiburan hati bagi Rasulullah dan penahan diri bagi beliau untuk menyegerakan pemusnahan kaum yang men-dustakan lagi berpaling, dan bahwa kekufuran serta pendustaan yang mereka lakukan merupakan penyebab yang pantas menda-tangkan siksaan dan kontinyuitasnya pada mereka. Sebab, Allah menciptakan hukuman-hukuman itu memiliki pemicu dan timbul dari dosa-dosa serta melekat dengannya. Mereka itu sudah mela-kukan ulah yang menjadi penyebab turunnya siksa. Namun, faktor yang menunda azab dari mereka ialah ketetapan Rabbmu yang memuat penundaan dan pengakhiran (siksa) untuk mereka serta pengaturan waktu yang sudah ditentukan. Waktu yang sudah ditentukan dan ketetapan Rabbmu, itulah yang mengundurkan tibanya siksaan pada mereka sampai datanglah waktunya. Boleh jadi mereka kembali memikirkan perintah Allah, hingga Allah me-nerima taubat mereka dan menghilangkan hukuman dari mereka, jika ketetapan Allah tidak jadi mengenai mereka.