Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Taa-Haa
Surah 20

Taa-Haa

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 123

قَالَ ٱهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًۢا ۖ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُم مِّنِّى هُدًى فَمَنِ ٱتَّبَعَ هُدَاىَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَىٰ 123

(123) Allah تعالى memberitahukan bahwasanya Dia meme-rintahkan Adam dan iblis untuk turun ke bumi, dan hendaknya mereka[34] menganggap setan sebagai musuh bagi mereka dan me-waspadainya, mempersiapkan kesiapan (menghadapinya) dan melawannya. Dan sesungguhnya Allah akan menurunkan kepada mereka kitab-kitab (Allah), dan mengutus para rasulNya untuk menjelaskan jalan yang lurus yang menghubungkan kepadaNya dan surgaNya. Para rasul itu akan memperingatkan mereka dari musuh yang nyata ini. Dan kapan saja petunjuk itu datang kepada mereka, yaitu kitab-kitab dan para rasul, maka sungguh barang-siapa yang mengikutinya, mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya, maka sesungguhnya dia tidak akan tersesat di dunia dan akhirat serta tidak celaka di dua tempat itu. Bahkan dia dipandu menuju jalan yang lurus di dunia dan akhirat. Dia mendapatkan kebahagiaan dan rasa aman di akhirat kelak. Perasaan ketakutan dan kesedihan sudah dihapuskan darinya, tertuang dalam ayat yang lain, ﴾ فَمَن تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ 38 ﴿ "Maka barangsiapa yang mengikuti petunjukKu, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Al-Baqarah: 38). Mengikuti hidayah adalah dengan cara membenarkan berita wahyu tanpa mengcounternya dengan syubhat-syubhat. Dan menaati perintah adalah melalui sikap tidak melawannya dengan nafsu syahwat.