Al-Kahf
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ سَرَبًا 61
(61) Ini merupakan tekad teguh darinya. Karena itu, dia menjalankannya. ﴾ فَلَمَّا بَلَغَا ﴿ "Maka tatkala mereka sampai," yaitu dia dan pelayannya ﴾ مَجۡمَعَ بَيۡنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا ﴿ "ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya," ada seekor ikan yang mereka bawa seba-gai bekal dan makanan mereka. Ia telah diberitahu (sebelumnya) bahwa kapan saja ikan tersebut hilang, maka di situlah insan yang dia tuju berada ﴾ فَٱتَّخَذَ ﴿ "lalu mengambil," yaitu ikan tersebut meng-ambil ﴾ سَبِيلَهُۥ ﴿ "jalannya," jalannya ﴾ فِي ٱلۡبَحۡرِ سَرَبٗا 61 ﴿ "ke laut itu dengan pergi secara sembunyi-sembunyi," ini termasuk tanda kebesaran Allah. Para ulama tafsir berkata, 'Sesungguhnya ikan tersebut yang dijadi-kan perbekalan oleh mereka, ketika mereka sampai di tempat itu, (maka ikan itu) terkena air laut. Maka ia pergi secara sembunyi-sembunyi dengan izin Allah ke dalam lautan dan hidup bersama binatang-binatang laut lainnya."