An-Nahl
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
أَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلطَّيْرِ مُسَخَّرَٰتٍ فِى جَوِّ ٱلسَّمَآءِ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا ٱللَّهُ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ 79
(79) Maksudnya, mereka itulah kaum yang bisa meraih man-faat dengan ayat-ayat Allah, yang memikirkan tentang ayat-ayat yang dijadikan petunjuk kepadaNya. Sementara itu, selain kaum Mukminin, maka sesungguhnya pandangan mereka itu adalah pan-dangan main-main dan kelalaian. Korelasinya dengan ayat ini, bah-wa Allah telah menciptakan burung dalam rupa penciptaan yang mendukungnya untuk terbang. Kemudian Allah mengondisikan angin yang lembut untuknya. Selanjutnya memasang kekuatan ge-rakan pada burung itu yang bisa membuatnya terbang. Ini meru-pakan petunjuk atas hikmah dan ilmu Allah yang luas serta perhati-an rabbaniNya terhadap seluruh makhluk dan (pertanda) kesem-purnaan kekuasaanNya, Mahaberkah Allah, Penguasa alam semesta.