Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yunus
Surah 10

Yunus

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 9

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ يَهْدِيهِمْ رَبُّهُم بِإِيمَـٰنِهِمْ ۖ تَجْرِى مِن تَحْتِهِمُ ٱلْأَنْهَـٰرُ فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ 9

Manakala Dia menyebutkan hukuman mereka, maka Dia me-nyebutkan pahala orang-orang yang taat, Dia berfirman,

(9) Allah تعالى berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ﴿ "Sesung-guhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih." Maksudnya, mereka menggabungkan antara iman dan pelaksanaan terhadap amal shalih yang merupakan konsekuensi dan tuntutannya yang mencakup amal hati dan anggota badan dengan keikhlasan dan mengikuti tuntunan Rasul, ﴾ يَهۡدِيهِمۡ رَبُّهُم بِإِيمَٰنِهِمۡۖ ﴿ "mereka diberi pe-tunjuk oleh Rabb mereka karena keimanannya." Maksudnya karena keimanannya, maka Allah membalas mereka dengan pahala yang besar yaitu hidayah. Dia mengajarkan kepada mereka sesuatu yang berguna bagi mereka, memberi mereka nikmat dengan amal yang timbul dari hidayah, memberi petunjuk kepada mereka untuk meng-kaji ayat-ayatNya, memberi mereka petunjuk di alam ini kepada jalan yang lurus dan pada saat berada di jalan yang lurus serta (petunjuk) di alam pembalasan kepada jalan yang mengantarkan kepada Surga kenikmatan. Oleh karena itu, Dia berfirman, ﴾ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهِمُ ٱلۡأَنۡهَٰرُ ﴿ "di bawah mereka mengalir sungai-sungai", yang terus me-nerus mengalir ﴾ فِي جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ ﴿ "di dalam Surga yang penuh kenikmatan." Allah menisbatkannya kepada kenikmatan karena ia mengandung kenikmatan yang sempurna; kenikmatan hati dengan kebahagiaan, kesenangan, kelezatan, melihat Allah, menyimak FirmanNya, ber-bangga dengan ridhaNya dan kedekatan kepadaNya, bertemu saudara-saudara dan orang-orang terkasih, berkumpul dengan mereka, mendengar suara yang menyenangkan, alunan yang merdu dan pemandangan yang menenangkan. Juga nikmat jasmani de-ngan berbagai macam minuman, makanan, pernikahan dan lain-lain yang tidak diketahui oleh jiwa dan tidak terlintas di benak siapa pun atau ada yang mampu untuk menyifatinya.