Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Faatiha
Surah 1

Al-Faatiha

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 1

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ 1

(1) Maksudnya, saya memulai dengan setiap nama milik Allah تعالى, karena kata (اِسْم) adalah kata tunggal yang disandarkan, maka ia meliputi seluruh Asma`ul Husna (Nama-nama Allah yang baik-baik). ﴾ ٱللَّهُ ﴿ adalah yang dituhankan, yang disembah, dan yang berhak diesakan dalam ibadah, karena Dia bersifat dengan sifat dari sifat-sifat ketuhanan yaitu sifat-sifat kesempurnaan. ﴾ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ﴿ "Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang," adalah dua nama yang menunjukkan bahwa Allah تعالى memiliki kasih yang luas dan besar yang meliputi segala sesuatu, dan menyentuh seluruh yang hidup, yang Allah tetapkan bagi orang-orang yang bertakwa yang mengikuti Nabi-nabiNya dan Rasul-rasulNya; me-reka itu mendapatkan kasih yang mutlak sedangkan orang-orang selain mereka hanya mendapatkan sebagian dari kasih itu. Dan ketahuilah bahwa di antara kaidah yang telah disepakati di antara salaf umat ini dan para imam ulama adalah beriman kepada nama-nama Allah dan sifat-sifatNya serta hukum-hukum tentang sifat tersebut. Mereka beriman bahwasanya Dia adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang yang berarti memiliki rahmat di mana Dia bersifat dengannya yang berkaitan dengan hamba-hamba yang dirahmati. Maka nikmat-nikmat itu seluruhnya adalah salah satu bekas dari rahmatNya, dan demikianlah juga pada selu-ruh nama-nama Allah. Dikatakan tentang "Yang Maha Mengetahui" bahwasanya Dia adalah Maha Mengetahui dan memiliki ilmu di mana Dia menge-tahui dengannya segala sesuatu. Juga Dia Mahakuasa, yakni bah-wasanya Dia adalah Kuasa atas segala sesuatu.