Al-A'raaf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَمَا كَانَ دَعْوَىٰهُمْ إِذْ جَآءَهُم بَأْسُنَآ إِلَّآ أَن قَالُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا ظَـٰلِمِينَ 5
{5} “Basi haukuwa mwito wao wakati ilipowajia adhabu yetu, isipokuwa walisema: Hakika sisi tulikuwa madhalimu.” Kama alivyosema Yeye Mtukufu, "Na ni mingapi tumeiteketeza miongoni mwa miji iliyokuwa dhalimu, na tukawasimamisha baada yake kaumu wengine. Basi walipoihisi adhabu yetu, mara wakaanza kuikimbia. Msikimbie! Na rejeeni kwenye yale mliyostareheshwa ndani yake, na maskani yenu, ili mpate kuulizwa! Wakasema: Ole wetu! Hakika sisi tulikuwa madhalimu. Basi haukuacha huo ndio mwito wao mpaka tulipowafanya kama waliofyekwa wakazimika."