Al-Mumtahana
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِن يَثْقَفُوكُمْ يَكُونُوا۟ لَكُمْ أَعْدَآءً وَيَبْسُطُوٓا۟ إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ وَأَلْسِنَتَهُم بِٱلسُّوٓءِ وَوَدُّوا۟ لَوْ تَكْفُرُونَ 2
{2} Kisha Mwenyezi Mungu Mtukufu akabainisha ukubwa wa uadui wao ili hilo liwachochee Waumini nao pia wawafanyie uadui: “Wakikuwezeni” wanapopata fursa ya kuwadhuru “wanakuwa maadui zenu” wa dhahiri, “na wanakukunjulieni mikono yao” kwa kuwaua, kumpiga na mfano wa hayo, “na ndimi zao kwa uovu” wenye kuwafanya msikie vibaya kama vile matusi na mambo mengine, “na wanapenda muwe makafiri” kwani hili ndilo lengo lao la mwisho wanalolitaka kwenu.