Al-An'aam
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذْ وُقِفُوا۟ عَلَى ٱلنَّارِ فَقَالُوا۟ يَـٰلَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِـَٔايَـٰتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ 27
{27} Yeye Mtukufu Anasema akijulisha kuhusu hali ya washirikina Siku ya Kiyama na kuletwa kwao kwenye Moto. "Na lau ungeona waliposimamishwa kwenye Moto," ili wakemewe na kukaripiwa, ungeliona jambo kubwa na hali ya kutisha, na ungewaona namna walivyojikiria nafsi zao ukafiri na kupita mipaka, na wakatamani kwamba lau warejeshwe katika dunia. "Wanasema: Laiti tungelirudishwa, wala asizikadhibishe tena Ishara za Mola wetu Mlezi, na tuwe miongoni wa Waumini."