Al-Ghaafir
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْهُدَىٰ وَأَوْرَثْنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱلْكِتَـٰبَ 53 هُدًى وَذِكْرَىٰ لِأُو۟لِى ٱلْأَلْبَـٰبِ 54
{53 - 54} Alipotaja yale yaliyomfika Musa na Firauni na namna ilivyoishia hali ya Firauni na askari wake, kisha akataja hukumu ya jumla inayomjumuisha yeye na watu wa Motoni.Akataja kuwa alimpa Musa "uwongofu," yaani ishara, elimu ambayo anaongoka kwayo mwenye kuongoka. "Na tukawarithisha Wana wa Israili Kitabu" kutoka karne moja hadi nyingine, nacho ni Taurati, ambayo inajumuisha uwongofu ambao ni kujua hukumu za kisheria na mambo mengineyo, na ambacho kinajumuisha kukumbuka heri kwa kuihimiza juu yake na kukumbuka maovu na kutishia dhidi yake; na hilo si kwa kila mtu, bali ni "kwa wenye akili."