Al-Ghaafir
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
ٱلْيَوْمَ تُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ ۚ لَا ظُلْمَ ٱلْيَوْمَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ 17
{17} "Leo kila nafsi italipwa kwa iliyochuma" katika dunia; ya heri na maovu, machache na mengi. "Hapana dhuluma leo" juu ya yeyote kwa kuzidishiwa maovu yake au kupunguziwa mema yake. "Hakika Mwenyezi Mungu ni Mwepesi wa kuhesabu." Yaani, msione kwamba siku hiyo iko mbali. Kwani anakuja,na kila kinachokuja, kiko karibu. Naye pia ni Mwepesi wa kuwafanyia waja hesabu kwa matendo yao Siku ya Kiyama kwa sababu ya elimu yake iliyozunguka kila kitu na kwa sababu ya ukamilifu wa uwezo wake.