As-Saaffaat
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَمَا مِنَّآ إِلَّا لَهُۥ مَقَامٌ مَّعْلُومٌ 164 وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلصَّآفُّونَ 165 وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلْمُسَبِّحُونَ 166
{164 - 166} Haya yana maelezo ya kujitenga kwa Malaika, amani iwe juu yao, mbali na yale ambayo washirikina waliyasema na wakakiri kwamba wao ni waja wa Mwenyezi Mungu, na wala hawamuasi kwa kiasi cha kupepesa jicho. Hakuna hata mmoja wao isipokuwa ana mahali pake na usimamizi ambao Mwenyezi Mungu alimuamrisha asiuvuke, na wao hawana lolote katika jambo hilo. "Na hakika bila ya shaka sisi ndio wajipangao safu" katika kumtii Mwenyezi Mungu na kumtumikia. "Na hakika sisi ndio wenye kusabihi kutakasa" Mwenyezi Mungu mbali na yale yasiyomfailia. Basi wanaweza vipi kuwa washirika wa Mungu Mwenyezi pamoja na hayo!