Al-Kahf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَيَآ أَهْلَ قَرْيَةٍ ٱسْتَطْعَمَآ أَهْلَهَا فَأَبَوْا۟ أَن يُضَيِّفُوهُمَا فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارًا يُرِيدُ أَن يَنقَضَّ فَأَقَامَهُۥ ۖ قَالَ لَوْ شِئْتَ لَتَّخَذْتَ عَلَيْهِ أَجْرًا 77
{77} "Basi wakaondoka mpaka wakawafikia watu wa mji mmoja. Wakawaomba watu wake wawape chakula" baada ya kwamba waliwaomba wawakaribishe, lakini wakakataa kuwakaribisha. "Hapo wakakuta ukuta unataka kuanguka." Yaani, ulikuwa [tayari] umezeeka na unaanguka unabomoka, ''akausimamisha." Yaani, Al-Khidhr akaujenga na kuurudisha upya. Musa "akasema" akimwambia, "Ungelitaka, ungelichukua ujira kwa haya." Yaani, watu wa kijiji hiki hawakutukaribisha pamoja na kwamba hilo lilikuwa wajibu juu yao, nawe unaujenga bila malipo ilhali unaweza kuyaitisha kutoka kwao?