Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi · Al-Waaqia
Surah 56

Al-Waaqia

Ini adalah sebuah tafsir dalam bahasa selain bahasa Arab sebagaimana ada pada Quranic Universal Library (QUL, oleh Tarteel), diambil melalui salinan terbuka data QUL yang disimpan spa5k/tafsir_api. Catatan QUL tidak menyebutkan siapa yang menulis atau menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan lisensi untuk teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks dariQuranic Universal Libraryspa5k/tafsir_apiMITdiambil 2026-10-21

Ayat 47–48

وَكَانُوا۟ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ 47 أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ 48

Ata thoshin: “Vallë, pasi të vdesim e të bëhemi dhé e eshtra, vërtet do të ringjallemi?! Vallë, edhe etërit tanë të hershëm?” -Me habi e mosbesim pyesnin: Si do të mund të ringjallemi pasi të jemi tretur e bërë një me dheun, ose pasi të kemi mbetur një grumbull kockash? Sipas tyre, kjo qe diçka e pamundur. Duke u dhënë përgjigje pyetjes së tyre dhe duke i kërcënuar, Allahu i Madhëruar thotë: