Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ad-Dhuhaa
Surah 93

Ad-Dhuhaa

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 6–8

أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ 6 وَوَجَدَكَ ضَآلًّا فَهَدَىٰ 7 وَوَجَدَكَ عَآئِلًا فَأَغْنَىٰ 8

(6-8) Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menganugerahkan kondisi-kon-disi khusus yang Dia ketahui seraya berfirman, ﴾ أَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيمٗا فَـَٔاوَىٰ ﴿ "Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi-mu," yakni, Allah mendapatimu tidak beribu dan tidak berayah, bahkan ayah dan ibu beliau telah meninggal dunia sedangkan ia sendiri belum bisa mengurus dirinya sendiri, lalu Allah سبحانه وتعالى membe-rinya perlindungan, ia dirawat oleh kakeknya, Abu Thalib, hingga Allah سبحانه وتعالى menguatkan dengan pertolonganNya dan dengan kaum Mukminin. ﴾ وَوَجَدَكَ ضَآلّٗا فَهَدَىٰ ﴿ "Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk." Artinya, Allah mendapati-mu dalam kondisi engkau tidak mengetahui apa itu al-Qur`an dan apa itu iman, lalu Dia mengajarkanmu apa yang tidak kau ketahui dan memberimu pertolongan untuk amal dan akhlak yang baik. ﴾ وَوَجَدَكَ عَآئِلٗا فَأَغۡنَىٰ ﴿ "Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang keku-rangan, lalu Dia memberikan kecukupan" yakni fakir lalu Allah سبحانه وتعالى mem-berimu kecukupan berupa penaklukan berbagai negeri untukmu berupa pemungutan harta dan upeti. Rabb yang menghilangkan berbagai kekurangan darimu ini akan menghilangkan semua ke-kurangan darimu. Dan Rabb yang menyampaikanmu pada kecu-kupan, memberimu perlindungan, menolong serta memberimu petunjuk, maka balaslah nikmatNya dengan rasa syukur.