Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anfaal
Surah 8

Al-Anfaal

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 53

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِّعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ 53

(53) ﴾ ذَٰلِكَ ﴿ "Yang demikian (siksaan) itu." Yakni siksa yang Allah timpakan kepada umat-umat yang mendustakan dan mele-nyapkan nikmat yang mereka rasakan adalah disebabkan oleh dosa-dosa mereka dan pengubahan terhadap apa yang ada pada diri mereka sendiri, karena ﴾ ٱللَّهَ لَمۡ يَكُ مُغَيِّرٗا نِّعۡمَةً أَنۡعَمَهَا عَلَىٰ قَوۡمٍ ﴿ "sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum", dari nikmat agama dan dunia, tetapi Dia membiarkannya dan akan menambahnya jika mereka mensyukuri-nya, ﴾ حَتَّىٰ يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنفُسِهِمۡ ﴿ "hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri", dari ketaatan kepada kemaksiatan, kemudian mereka mengkufuri nikmat Allah, menggantinya dengan kekufuran, maka Dia pun menariknya kembali dan merubahnya sebagaimana me-reka merubah apa yang ada pada diri mereka. Dan dalam semua itu Allah memiliki hikmah, keadilan, dan kebaikan kepada hamba-hambaNya, yang mana Allah tidak menyiksa mereka kecuali ka-rena kezhaliman mereka dan Allah menarik hati para waliNya agar selalu ingat kepadaNya dengan melihat azab yang menimpa hamba-hambaNya yang menyelisihi perintahNya. ﴾ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ﴿ "Dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui", Mende-ngar semua yang diucapkan orang yang berucap, baik yang dikeras-kan maupun yang dirahasiakan. Dan Allah mengetahui apa yang disimpan oleh hati dan dipendam dalam dada, maka Dia member-lakukan takdir kepada hamba-hambaNya sesuai dengan ilmu dan kehendakNya.