Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Naba
Surah 78

An-Naba

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 37–39

رَّبِّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلرَّحْمَـٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا 37 يَوْمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ صَفًّا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَقَالَ صَوَابًا 38 ذَٰلِكَ ٱلْيَوْمُ ٱلْحَقُّ ۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا 39

(37-39) Maksudnya, yang melimpahkan pemberian ini pada mereka adalah Rabb mereka, ﴾ رَّبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Rabb yang memelihara langit dan bumi," Yang menciptakan dan mengaturnya, ﴾ ٱلرَّحۡمَٰنِۖ ﴿ "Yang Maha Pemurah," Yang rahmatNya meliputi segala sesuatu. Allah سبحانه وتعالى memelihara dan merahmati mereka serta bersikap lembah lembut pada mereka hingga mereka mendapatkan apa yang mereka dapatkan. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menyebutkan keagunganNya dan kera-jaanNya yang besar pada Hari Kiamat dan bahwa seluruh manusia terdiam pada hari itu dan tidak berbicara dan ﴾ لَا يَمۡلِكُونَ مِنۡهُ خِطَابٗا 37 يَوۡمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ صَفّٗاۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنۡ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَقَالَ صَوَابٗا 38 ﴿ "mereka tidak dapat berbicara dengan Dia, kecuali siapa yang diberi izin kepadanya oleh Rabb Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar," tidak ada seorang pun yang berbicara kecuali dengan dua syarat berikut; diizinkan Allah سبحانه وتعالى untuk berbicara dan perkataannya benar, sebab ﴾ ذَٰلِكَ ٱلۡيَوۡمُ ٱلۡحَقُّۖ ﴿ "itulah hari yang pasti terjadi," yang tidak terdapat ke-batilan padanya dan kebohongan tidak lagi berguna. Pada hari itu, ﴾ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ صَفّٗاۖ ﴿ "ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf," yaitu Jibril yang merupakan malaikat paling mulia serta seluruh malaikat berdiri bershaf-shaf seraya tunduk pada Allah سبحانه وتعالى, mereka tidak berbicara kecuali atas izin Allah سبحانه وتعالى. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى ber-firman seraya memberi kabar gembira dan ancaman, ﴾ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا ﴿ "Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Rabbnya," yakni amal baik yang akan kembali padanya pada Hari Kiamat.