Al-Mursalaat
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
أَلَمْ نُهْلِكِ ٱلْأَوَّلِينَ 16 ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ ٱلْـَٔاخِرِينَ 17 كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ 18 وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ 19
(16-19) Maknanya, bukankah Kami telah membinasakan para pendusta terdahulu kemudian Kami teruskan dengan mem-binasakan orang yang berdusta selanjutnya? Ini adalah ketetapan Allah سبحانه وتعالى dahulu dan selanjutnya bagi setiap pendosa. Orang berdosa pasti disiksa Allah سبحانه وتعالى, lantas mengapa kalian tidak mengambil pela-jaran dari apa yang kalian lihat dan kalian dengar? ﴾ وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ﴿ "Kecelakaan besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan," yakni, setelah mereka menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى yang jelas, siksaan-siksaan, dan hukuman.