Al-Insaan
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٰنٌ مُّخَلَّدُونَ إِذَا رَأَيْتَهُمْ حَسِبْتَهُمْ لُؤْلُؤًا مَّنثُورًا 19
(19) ﴾ وَيَطُوفُ ﴿ "Dan mereka dikelilingi," para penghuni surga dengan makanan, minuman, dan para pelayan, ﴾ وِلۡدَٰنٞ مُّخَلَّدُونَ ﴿ "oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda," yaitu mereka diciptakan dari surga untuk tetap ada selamanya. Mereka tidak berubah dan tidak beranjak tua, mereka amat rupawan. ﴾ إِذَا رَأَيۡتَهُمۡ ﴿ "Apabila kamu melihat mereka," yang bertebaran melayani kalian, ﴾ حَسِبۡتَهُمۡ ﴿ "kamu akan mengira mereka," karena kerupawanan mereka, ﴾ لُؤۡلُؤٗا مَّنثُورٗا ﴿ "mu-tiara yang bertaburan." Ini adalah salah satu kesempurnaan nikmat penghuni surga. Para pelayan mereka adalah pemuda yang kekal, yang bila dilihat, membuat senang. Mereka masuk dalam kediaman penghuni surga dengan aman. Mereka datang ketika diinginkan oleh para penghuni surga dan dikehendaki oleh diri-diri mereka.