Nooh
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
قَالَ يَـٰقَوْمِ إِنِّى لَكُمْ نَذِيرٌ مُّبِينٌ 2 أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ وَأَطِيعُونِ 3 يَغْفِرْ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرْكُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ إِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُ ۖ لَوْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ 4
(2-4) Nabi Nuh عليه السلام menunaikan tugas itu serta bersegera menunaikan perintah Allah سبحانه وتعالى seraya berkata, ﴾ يَٰقَوۡمِ إِنِّي لَكُمۡ نَذِيرٞ مُّبِينٌ ﴿ "Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepadamu," yakni, yang jelas ancamannya karena jelasnya apa-apa yang diperingatkan dan apa yang bisa menyelamatkan. Hal itu dijelaskan secara terang. Nabi Nuh عليه السلام memberitahu dan meme-rintahkan landasan hal itu pada kaumnya seraya berkata, ﴾ أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ ﴿ "(Yaitu) sembahlah olehmu Allah, dan bertakwalah kepadaNya," dengan mengesakan Allah سبحانه وتعالى dalam ibadah, tauhid, jauh dari ke-syirikan serta segala jalan dan perantaranya. Bila mereka bertakwa, maka Allah سبحانه وتعالى akan mengampuni dosa-dosa mereka, dan bila me-reka diampuni, mereka akan mendapatkan keselamatan dari siksa dan mendapatkan pahala, ﴾ وَيُؤَخِّرۡكُمۡ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمًّىۚ ﴿ "dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan," yakni, Allah سبحانه وتعالى memberi kesenangan pada kalian di dunia ini dan mencegah kebinasaan dari kalian hingga waktu yang ditentukan. Batas waktu berada di dunia berdasarkan takdir dan kekuasaan Allah سبحانه وتعالى hingga waktu tertentu, bukan kesenangan abadi, sebab kematian adalah kenisca-yaan. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ إِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُۚ لَوۡ كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ﴿ "Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditang-guhkan, kalau kamu mengetahui," sebagaimana kalian kufur kepada Allah سبحانه وتعالى dan menentang kebenaran.