Al-A'raaf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَتَوَلَّىٰ عَنْهُمْ وَقَالَ يَـٰقَوْمِ لَقَدْ أَبْلَغْتُكُمْ رِسَـٰلَـٰتِ رَبِّى وَنَصَحْتُ لَكُمْ ۖ فَكَيْفَ ءَاسَىٰ عَلَىٰ قَوْمٍ كَـٰفِرِينَ 93
(93) Manakala mereka binasa, Nabi mereka meninggalkan mereka, ﴾ وَقَالَ ﴿ "seraya berkata", kepada mereka setelah mereka mati dalam rangka menyalahkan dan mencela mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ لَقَدۡ أَبۡلَغۡتُكُمۡ رِسَٰلَٰتِ رَبِّي ﴿ "Hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat-amanat Rabbku." Yakni aku telah menyampaikannya dan menjelaskannya kepadamu sehingga ia mencapai sejauh apa yang bisa dicapai pada dirimu dan ia pun telah mencapai hatimu, ﴾ وَنَصَحۡتُ لَكُمۡۖ ﴿ "dan aku telah memberi nasihat kepadamu." Tetapi kamu tidak menerima nasihatku dan tidak mendengarkan petunjukku, justru kamu bersikap fasik dan melampaui batas. ﴾ فَكَيۡفَ ءَاسَىٰ عَلَىٰ قَوۡمٖ كَٰفِرِينَ ﴿ "Bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir?" Yakni, bagaimana aku bersedih kepada kaum yang tidak ada ke-baikan bagi mereka, di mana kebaikan mendatangi mereka tetapi mereka malah menolaknya dan tidak menerimanya, maka tidak ada yang layak bagi mereka kecuali keburukan. Mereka itu tidak layak dikasihani, justru kebinasaan mereka disyukuri. Kami ber-lindung kepadaMu ya Allah dari kehinaan dan kenistaan. Adakah kesengsaraan dan hukuman yang lebih berat daripada mereka yang telah mencapai tingkat bahwa orang yang paling tulus kepada me-reka berlepas diri dari mereka.