Al-A'raaf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَأَنجَيْنَـٰهُ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥ بِرَحْمَةٍ مِّنَّا وَقَطَعْنَا دَابِرَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِنَا ۖ وَمَا كَانُوا۟ مُؤْمِنِينَ 72
(72) Oleh karena itu Allah membedakan kedua golongan. Dia berfirman, ﴾ فَأَنجَيۡنَٰهُ ﴿ "Maka Kami selamatkan dia", yakni Hud, ﴾ وَٱلَّذِينَ ﴿ "beserta orang-orang" yang beriman bersamanya, ﴾ بِرَحۡمَةٖ مِّنَّا ﴿ "dengan rahmat yang besar dari Kami." Karena Dia-lah yang memberi mereka petunjuk kepada keimanan dan menjadikan iman mereka sebagai sebab mereka mendapatkan rahmat, maka Allah menyela-matkan mereka dengan RahmatNya, ﴾ وَقَطَعۡنَا دَابِرَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَاۖ ﴿ "dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami." Yakni kami binasakan mereka dengan azab yang keras yang tidak menyi-sakan seorang pun dari mereka. Allah mengirim kepada mereka angin yang membinasakan, angin itu tidak membiarkan sesuatu pun yang dilandanya, melainkan dijadikannya seperti serbuk. Orang-orang yang telah ditegakkan hujjah atas mereka tetapi mereka tidak tunduk kepadanya, dan mereka diperintahkan agar beriman tetapi mereka tidak beriman, maka akibatnya adalah ke-binasaan, kehinaan, dan kesengsaraan. ﴾ وَأُتۡبِعُواْ فِي هَٰذِهِ ٱلدُّنۡيَا لَعۡنَةٗ وَيَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۗ أَلَآ إِنَّ عَادٗا كَفَرُواْ رَبَّهُمۡۗ أَلَا بُعۡدٗا لِّعَادٖ قَوۡمِ هُودٖ 60 ﴿ "Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di Hari Kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum 'Ad itu kafir kepada Rabb mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum 'Ad (yaitu) kaum Hud itu." (Hud: 60). Dan di sini Allah berfirman, ﴾ وَقَطَعۡنَا دَابِرَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَاۖ وَمَا كَانُواْ مُؤۡمِنِينَ ﴿ "Dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman" sedikit pun, justru sifat mereka adalah pendustaan dan pengingkaran. Ciri mereka adalah kesombongan dan kerusakan.