Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-A'raaf
Surah 7

Al-A'raaf

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 184

أَوَلَمْ يَتَفَكَّرُوا۟ ۗ مَا بِصَاحِبِهِم مِّن جِنَّةٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌ مُّبِينٌ 184

(184) ﴾ أَوَلَمۡ يَتَفَكَّرُواْۗ مَا بِصَاحِبِهِم مِّن جِنَّةٍۚ ﴿ "Apakah (mereka lalai) dan tidak memikirkan bahwa teman mereka (Muhammad) tidak berpenyakit gila." Yakni apakah mereka tidak memakai pikiran dan melihat teman mereka yang mereka kenal dan tidak sedikit pun dari keadaannya yang samar bagi mereka, apakah dia gila? Hendaknya mereka me-lihat akhlaknya, sifatnya, perangainya dan tingkah lakunya, juga melihat dakwah yang diserukannya, maka mereka pasti tidak me-nemukan sifat-sifat kecuali yang paling sempurna, tidak mendapati akhlak-akhlak kecuali yang paling utama, dan tidak pula menyak-sikan akal dan pemikiran kecuali ia mengungguli seluruh manusia. Dia tidak berseru kecuali kepada kebaikan, dan tidak melarang ke-cuali dari segala yang buruk. Apakah dengan sifat-sifat seperti ini –wahai orang-orang yang berakal– dia dianggap gila? Ataukah dia adalah imam yang agung, pemberi nasihat yang mulia, yang bersi-fat dermawan, penyayang dan lemah lembut? Oleh karena itu Dia berfirman, ﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا نَذِيرٞ مُّبِينٌ ﴿ "Dia (Muhammad itu) tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan lagi pemberi penjelasan." Yakni mengajak makhluk kepada apa yang dapat menyelamatkan mereka dari azab dan meraih pahala.