Al-Haaqqa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
كَذَّبَتْ ثَمُودُ وَعَادٌۢ بِٱلْقَارِعَةِ 4
(4) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan contoh dari kondisi-kondisi kiamat yang ada di dunia yang bisa disaksikan, yaitu datangnya berbagai macam siksaan keras yang menimpa umat-umat pembangkang seraya berfirman, ﴾ كَذَّبَتۡ ثَمُودُ ﴿ "Kaum Tsamud telah mendustakan." Mereka adalah kabilah terkenal yang menghuni daerah al-Hijir, mereka adalah kaum yang diutuskan kepada me-reka seseorang rasul bernama Nabi Shaleh عليه السلام. Nabi Shaleh عليه السلام melarang mereka dari kesyirikan yang mereka lakukan dan me-merintahkan mereka untuk bertauhid, tapi mereka menentang dan mendustakan seruan Nabi Shaleh عليه السلام. Mereka mendustakan berita tentang Hari Kiamat yang disampaikan Nabi Shaleh عليه السلام. Hari Kiamat itulah hari menakutkan yang membuat makhluk ketakutan karena huru-haranya. Begitu juga dengan kaum 'Ad pertama, kaum yang bertempat di Hadhramaut ketika Allah سبحانه وتعالى mengutus Nabi Hud عليه السلام kepada mereka. Nabi Hud عليه السلام menyerukan mereka untuk menyembah Allah سبحانه وتعالى semata, tapi mereka mendustakannya dan mengingkari Hari Kebangkitan yang disampaikan pada mereka. Allah سبحانه وتعالى kemudian membinasakan kedua kaum tersebut dengan siksaan yang disegerakan.