Al-Jumu'a
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَءَاخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا۟ بِهِمْ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ 3
(3) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَءَاخَرِينَ مِنۡهُمۡ لَمَّا يَلۡحَقُواْ بِهِمۡۚ ﴿ "Dan (juga) ke-pada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan me-reka." Maksudnya, Allah سبحانه وتعالى memberi karunia pada kalangan lain selain mereka. Yaitu, kalangan yang tidak buta huruf yang datang setelah mereka dan juga dari kalangan ahli kitab, ﴾ لَمَّا يَلۡحَقُواْ بِهِمۡۚ ﴿ "yang belum berhubungan dengan mereka," yaitu orang yang bertemu dan langsung mendapatkan dakwah Rasulullah a. Kemungkinan lain, mereka belum bertemu dari segi keutamaan. Kemungkinan lain, mereka belum bertemu dari segi masa. Yang jelas, kedua makna tersebut benar, karena manusia yang didatangkan seorang utusan di tengah-tengah mereka, mereka menyaksikan dan langsung ber-hadapan dengan dakwah rasul tersebut akan mendapatkan ber-bagai keistimewaan dan keutamaan yang tidak mungkin disaingi oleh seorang pun selain mereka.