Al-An'aam
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
قُلْ إِنَّنِى هَدَىٰنِى رَبِّىٓ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ دِينًا قِيَمًا مِّلَّةَ إِبْرَٰهِيمَ حَنِيفًا ۚ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ 161
(161) Allah memerintahkan NabiNya agar berkata dan mengumumkan sesuatu yang dipijaknya dalam bentuk hidayah kepada jalan yang lurus, agama yang seimbang yang mengandung akidah-akidah yang berguna, amal yang shalih, perintah kepada semua yang baik, melarang dari segala yang buruk, yang dianut oleh para Nabi dan Rasul Allah, khususnya imam orang-orang yang bertauhid. Bapak para Nabi yang diutus sesudahnya, Khalil ar-Rahman, Ibrahim. Yaitu agama yang lurus yang condong dari semua agama yang tidak lurus yang dianut oleh para penyimpang seperti Yahudi, Nasrani, dan orang-orang musyrik. Ini umum.