Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hashr
Surah 59

Al-Hashr

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 13

لَأَنتُمْ أَشَدُّ رَهْبَةً فِى صُدُورِهِم مِّنَ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَفْقَهُونَ 13

(13) Penyebab yang mendorong mereka melakukan hal itu adalah karena kalian wahai orang-orang yang beriman, ﴾ أَشَدُّ رَهۡبَةٗ فِي صُدُورِهِم مِّنَ ٱللَّهِۚ ﴿ "dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah." Mereka lebih takut pada kalian melebihi Allah سبحانه وتعالى. Mereka lebih menguta-makan rasa takut pada makhluk yang sama sekali tidak memiliki kekuasaan atas diri sendiri dan juga atas orang lain, baik memberi manfaat atau mendatangkan mara bahaya daripada rasa takut pada Khaliq yang di TanganNya-lah kekuasaan mendatangkan mara bahaya, manfaat, memberi, dan menahan. ﴾ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَوۡمٞ لَّا يَفۡقَهُونَ ﴿ "Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti." Mereka tidak mengerti tingkatan berbagai hal, mereka juga tidak mengetahui hakikat segala sesuatu. Mereka tidak bisa memikirkan akibat perbuatan. Seharusnya, puncak pemahaman adalah lebih mengutamakan rasa takut, pengharapan, cinta untuk Allah dari-pada yang selainNya. Yang lain hanya sebagai pengikut saja.