Al-Waaqia
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلْمُكَذِّبُونَ 51 لَـَٔاكِلُونَ مِن شَجَرٍ مِّن زَقُّومٍ 52 فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ 53
(51-53) ﴾ ثُمَّ إِنَّكُمۡ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ﴿ "Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat," dari jalan hidayah dan mengikuti jalan ke-binasaan, ﴾ ٱلۡمُكَذِّبُونَ ﴿ "lagi mendustakan" Rasulullah a dan apa yang beliau bawa berupa kebenaran, janji dan ancaman, ﴾ لَأٓكِلُونَ مِن شَجَرٖ مِّن زَقُّومٖ ﴿ "benar-benar akan memakan pohon zaqqum," yaitu pohon yang paling jelek, paling busuk baunya, dan buruk kelihatannya, ﴾ فَمَالِـُٔونَ مِنۡهَا ٱلۡبُطُونَ ﴿ "dan akan memenuhi perutmu dengannya." Yang mengharuskan me-reka memakannya meskipun begitu busuknya, adalah karena rasa lapar yang sangat yang membuat hati mereka bergejolak dan ham-pir-hampir membuat jantung mereka terpotong-potong. Makanan yang mereka konsumsi untuk menahan rasa lapar adalah makanan yang sama sekali tidak menggemukkan dan tidak pula menghilang-kan lapar.