Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Najm
Surah 53

An-Najm

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 56

هَـٰذَا نَذِيرٌ مِّنَ ٱلنُّذُرِ ٱلْأُولَىٰٓ 56

(56) ﴾ هَٰذَا نَذِيرٞ مِّنَ ٱلنُّذُرِ ٱلۡأُولَىٰٓ ﴿ "Ini (Muhammad) adalah seorang pem-beri peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang telah terda-hulu." Artinya, rasul dari kaum Quraisy marga Hasyim, Muhammad bin Abdullah ini bukanlah rasul pertama, tapi sebelumnya telah ada para rasul. Mereka sama menyerukan dakwah yang diserukan oleh Muhammad bin Abdullah, lantas mengapa kalian menging-kari risalah yang dibawanya? Bukankah Muhammad bin Abdullah telah datang membawa al-Qur`an yang tidak terdapat kebatilan di depan dan di belakangnya, diturunkan dari Allah Yang Mahabijak-sana dan Terpuji? Bukankah Allah سبحانه وتعالى telah membinasakan orang yang mendustakan rasul-rasul sebelumnya? Lantas apa kiranya yang bisa menghalangi siksaan untuk orang-orang yang mendus-takan Nabi Muhammad, pemimpin para rasul, imam orang-orang yang bertakwa, dan pemimpin penghuni surga yang wajahnya bercahaya.