Adh-Dhaariyat
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ 18
(18) ﴾ وَبِٱلۡأَسۡحَارِ ﴿ "Dan di akhir-akhir malam," yaitu sebelum fajar, ﴾ هُمۡ يَسۡتَغۡفِرُونَ ﴿ "mereka memohon ampun (kepada Allah)." Mereka melaksanakan shalat hingga waktu sahur, kemudian duduk di akhir shalat malamnya seraya memohon ampunan Allah سبحانه وتعالى layaknya orang berdosa yang memohon ampunan atas dosanya. Memohon ampunan di waktu menjelang fajar memiliki keutamaan khusus yang tidak dimiliki pada waktu-waktu lain sebagaimana yang di-firmankan Allah سبحانه وتعالى tentang ahli iman dan taat, ﴾ وَٱلۡمُسۡتَغۡفِرِينَ بِٱلۡأَسۡحَارِ 17 ﴿ "Dan orang-orang yang memohon ampunan di waktu sahur." (Ali Imran: 17).